Minggu, 22 April 2018

Traveling ke London ala Mahasiwa Aberdeen


Hi Sob, kali ini aku akan berbagi sedikit pengalamanku berlibur ke Kota dimana ratu Elizabeth bertahta, London United Kingdom. Akan tetapi perlu ku sampaikan terlebih dahulu, trip ini dimulai tidak dari Indonesia melainkan dari Skotlandia.  Berhubung aku sedang belajar di kota Granit, Aberdeen, di libruan musim dingin kemaren aku dan teman se flat menghabiskan liburan kami dengan mengunjungi beberapa kota di England salah satunya London. 

Perjalanan dari Aberdeen ke London di tempuh dengan menggunakan kereta api. Sebenarnya harga tiket kereta api dan pesawat itu beda tipis, malah kadang kalau lagi promo murahan tiket pesawat. Tapi kami tetap memilih kereta api alasanya kami membawa barang bawaan yang super buaaanyakk, maklum wanita. Namanya aj backpacker bawa nya koper , kolplakkk wkwkwk. Nah, khususnya bagi para pelajar dan mahasiswa yang berumur 16 sampai denga 25 tahun kalian bisa apply kartu ajaib, it is called 16-25 railcard, dimana dengan menggunakan kartu ini kamu bisa mendapatkan diskon sekitar  1/3 dari harga asli. Biasa pembuatanya yaitu 30 GDP ( 2017). Terus bagaimana dengan mahasiwa yang telah berumur diatas 25 tahun? Apakah bisa mendapatkan kartu ini? Jawaban YES. Tentu kamu bisa apply railcard. Baiklah simak langkah langkah berikut ini.

Untuk mahasiwa yang berumur 16-25 tahun, kalian bisa langsung daftar online  di alamat ini : https://www.16-25railcard.co.uk. Ikuti prosedur yang ada di website. Pada saat sampai ke tahap upload dokumen, siapkan kartu BRP ( atau KTP sementara di Inggris yang dikeluarkan oleh pemeinatah UK ). Sementara itu untuk kamu yang berusia diatas 25 tahun, kamu perlu meminta surat rekomendasi dari kampus yang menyatakan kamu akan membuat railcard dan melampirkan kartu mahasiwa. Biasa nya kampus kampus di UK sudah mempersiapkan formulirnya, kamu tinggal mengisi biodata diri kamu. Nah setelah formulir ini di cap dan ditanda tangani oleh petugas, silahkan scan dan upload. Selanjutnya kamu akan disuguhkan pilihan apakah kamu ingin kartu ini dalam bentuk softfile atau dalam benuk kartu yang sesungguhnya eaa. Saran aja, lebih baik tidak dalam bentuk softfile untuk memudahkan saja in case hape kamu mati, kamu gak bisa menunjukan kartu tu pada saat diperiksa. Jika kamu memilih untuk memiliki kartu dalam bentuk printed version, perusahaan railcard nya akan mengirim kartu tersebut melalui pos dan perlu di noted biaya pengirimannya gratis loch wkwkkwk. Cukup menunggu  3 sampe 7 hari, rail card akan dikirim ke alamat rumahmu. Gampang kan? 

Nah, setelah mendapatkan kartu ini segera lah membooking tiket kereta api dan penginapan. Untuk kereta api  melalui : https://www.scotrail.co.uk/ , https://www.virgintrains.co.uk/, atau bisa juga melalui www.thetrainline.com . Nah berhubung aku dari Skotlandia, aku memesan tiket melalui situs yang pertama yaitu scotrail. Sementara mengenai penginapan, yang nama nya mahasiwa pasti mau nya yang gratisan kan. Tapi mana ada yang gratis disini kecuali kamu ada teman atau keluarga yang tinggal di London. Berdeda halnya bagi kamu yang tidak punya siapa siapa di London, kamu perlu mempersiapkan akomondasi secara matang. Sebelum berangkat pastikan kamu sudah membooking tempat dimana kamu akan stay selama di London. Untuk mendapatkan akomodasi dengan pas buat kantong mahsiswa yang katanta ingin backpackeran, kamu bisa mencari di aplikasi Airbnb, sebuah aplikasi dimana kamu bisa mencari tempat tinggal yang biasa nya merupakah hostel atau rumah pribadi dari warga setempat yang disewakan dengan harga terjangkau.
Nah, bagaimana dengan konsumsi ? aku prefer bawa makanan masakan ku sendiri seperti mie goreng, ayam goreng geprek sambal terasi, sambal teri kacang, sambal udang dan nasi. Secara aku paling tidak bisa melalui hari tanpa nasi apalagi dalam perjalanan , aku perlu mengonsumsi nasi. Sengaja aku bekal nasi berkantong kantong, hehe. Gak takut basi? Ngga donk secara hampir semua penginapan disini menyediaka dapur yang lengkap dengan kulkas dan kitchen utensills dan  microve. Jadi saat kamu tiba di penginapan langsung masukkan semua makanan di dalam kulkas dan pada saat ingin makan kamu bisa langsung memanaskan nya menggunakan microwave. Anyway, hampir semua toilet umum di sini tidak menggunakan , kamu bisa bawa botol ektra selain botol minum untuk digunakan di toilet. 

Untuk transportasi yang kamu gunakan ketika berpergian di tempat tempat menarik di London, kamu bisa menggunakan tube dan atau bus. Namun , kamu perlu membuat oyter card. Nah , kartu ini bisa diisi ulang, jadi ketika kamu naik tube atau bus kamu cukup ngetap kartu ini di pintu masuk bus atau pintu masuk gate kereta. Kalau kamu mengunjungi banyak tempat atau akan lebih sering menggunakan transportasi, kamu bisa isi ulang kartunya sekitar 15 sampai dengan 20 pound. Jangan khawatatir, kalau kelbihan kamu bisa mengambil sisanya ketika kamu mengambilkan kartunya. Dan yang plaing penting, kartu ini gratis dibuat tapi kamu harus deposit di mesinnya sekitar 5 pound dan deposit ini akan dikembalikan. Untuk pengembaliannya pastikn kamu tidak pergi kemana mana lagi dan bersiap untuk naik kereta pulang.
Oh ya, untuk tempat tempat yang wajib dikunjungi itu kalau ke London ya pasti Tower Bridge, London Eye, Musium London, Madame Tussauds London, Buckingham, British Museum dll. Nah untuk oleh oleh, pernak pernik kamu bisa dapatkan dengan harga murah di Camden market. Untuk alamatnya silahkan gunakan kesaktian ponselmu googlemap, hehehe.

Sabtu, 02 September 2017

A Thousand miles away from Heart



Setelah tiga bulan menikah aku harus berpisah dengan suamiku untuk waktu yang bisa dikatan lama yaitu satu tahun dan jarak yang begitu jauh , karena aku harus melanjutkan studi S2 ku di University of Aberdeen, UK. Memang, jarak yang begitu jauh ini memisahkan aku dan suamiku dalam segi fisik namun dari sisi “ hati” sedikitpun tak memberi jarak diantara kami berdua. Hanya saja, rasa rindu yang kadang tak mampu untukku bendung.
Hari ini aku duduk sendirian dikamarku yang berukuran 2 x3 m. Aku duduk diatas kursi empuk yang disediakan pemilik flat sebagai kursi belajar. Suasana diluar begitu dingin diikuti dengan angin yang menusuk sampai ke tulang, walaupun ini hanya persaanku saja, karena kata orang yang sudah lama di sini, ini belum seberapa karena masih musim panas. Memang, mentari bersinar cerah namun aku merasa begitu dingin. Begitulah Aberdeen, salah satu kota yang terletak di Inggris Utara, kota yang letaknya dekat dengan pantai ini begitu dingin dan berangin berbeda sekali dengan tempat tinggalku di Kalimantan Barat Indonesia, yang memiliki panas menyengat.
Sudah berhari-hari aku tak membuka laptop karena aku masih jet lag dan pagi ini aku sudah mulai bisa beradaptasi dengan waktu disini sehingga aku tidak tidur sepanjang waktu lagi dan aku berkeinginan untuk membuka memori yang aku buat bersama suamiku selama kami menikah. Perlahan kutarik laci meja kamarku dan kuambil hardsik yang merupakan pemberian suamiku di dalam laci meja, dengan segera kubuka folder-folder yang berisi video dan foto-foto kami. Tak sanggup kubendung air mataku , mengalir begitu hangat terasa dipipiku. Saat membuka file-file itu aku merasakan aku sedang bersamanya, bercengkrama, bersenda gurau bersama. Namun, setelah selesai melihat nya satu per satu, aku merasa kehilangan lagi dan aku harus menerima kenyataan bahwa di kamar ini hanya aku sendiri.
Lebih lebih lagi  di hari-hari sebelumnya, setiap terdiam sendiri, usai mengobrol dengan teman satu flat , aku langsung membayangkan suamiku, teringat raut wajahya, sambil bertanya-tanya dalam hati sedang apa dia sekarang,dimana, sudah makan atau belum suamiku, sedang sendirian atau bersama teman-temannya, masak apa dia hari ini, banyak atau tidak makannya, rasanya aku ingin tau selalu.
Alhamdulillah, zaman yang serba canggih sekarang aku dapat mengetahui aktivitas suamiku walaupun itu tetap berbeda rasanya melihatnya langsung. Hampir tiap saat aku berkomunikasi dengan suamiku melalui beberapa sosial media seperti whats up, bbm, instagram , maupun facebook. Tak jarang kami juga melakukan panggilan video dan saling mengirimi gambar.
Hanya saja, komunikasiku sejauh ini sangat bergantung dengan  internet. Mau tidak mau harus merogoh puluhan poundsterling untuk membeli paketan internet. Kalau suamiku, dia biasanya menggunakan wifi kantor dan kalau mati wifinya suamiku pakai paketan yang di hpnya. Kadang kalau kurang lucky, sinyal hilang dan hilang kabar berjam-jam dan kami tak bisa menghubungi satu sama lain. Biasanya aku sudah tau, mungkin lirtrik padam atau gangguan signal dari provider kartu untuk internetan. Itulah sedikit kerikil kecil berkomunikasi antar negara.
 Selain itu,  adanya perbedaan waktu kurang lebih 6 jam membuat kami harus pandai-pandai mencari waktu yang tepat jika ingin melakukan panggilan biasa atau video call. Biasanya aku menelpon suamiku seusai sholat subuh disini yaitu sekitar jam 4 an, tak jauh berbeda dengan waktu sholat di Indonesia, hanya saja, waktu di Indonesia sudah menunjukan pukul 10 pagi. Jam segitu suamiku sedang berada di kantor . Nah, menjelang siang disini aku dan suamiku kadang juga berkomunikasi di jam jam ini, karena ini adalah waktu suamiku pulang kerja sekitar pukul 4 sore.  Untuk malam hari nya, baik masih di kantor ( sedang lembur) aku menelpon suamiku karena  sinyal wifi di kantor nya cukup bagus untuk melakkan panggilan video. Biasanya, menjelang tidur kami juga saling telponan yaitu sekitar jam 5 an waktu di UK dan jam 11 malam di Indonesia.
 Jika sudah larut malam diatas pukul 11 ,tak jarang suamiku sampai tertidur ketika kami sedang melakukan video call. Aku memakluminya, hal itu karena mungkin matanya lelah setelah seharian menatap layar monitor di kantor dan harus berkutat dengan angka angka serta harus menyusun laporan yang seabrek.
Mataku berkaca-kaca setiap kali melihat wajah suamiku yang tampak lelah. Ingin rasanya aku mengusap ngusap wajah dan menopang kepalanya ke dalam pangkuanku. Tapi apalah daya, jarak begitu jauh memisahkan hingga waktupun ikut ikutan memisahkan. Kuraba layar hp dan membayangkan seakan akan aku membelai suamiku, untuk saat ini itu sudah cukup bagiku untuk membayar rindu.

Sabtu, 28 Januari 2017

Cambodia, Negara dan Ankor



Angkor berasal dari bahasa sansekerta yang berarti negara. Angkor sendiri adalah ibu kota kerajaan Khamer. Pada saat itu raja Khamer, Jayawarman II mengumumkan kemerdekaan negeranya nya dari Jawa , salah satu pulau di Indonesia. Sejak itulah, raja raja seterus nya membangun angkor angkor lainnya yang memiliki fungsi sebagai kuil atau candi. Kamboja adalah negara yang memiliki banyak candi. Bagaiamana tidak, negara ini adalah negera yang sebagian besar penduduk nya beragama Budha yang beraliran Theravada, sedangkan minoritas masyarakat disana bergama Muslim. Ada banyak angkor yang bisa dijumpai disana diantaranya yang paling terkenal adalah Angkor Watt. Angkor ini di nominasi sebagai World Heritage oleh UNESCO.
Saat berkunjung ke Angkor Watt, aku begitu terkesima dengan mahakarya arsitekturnya dan pemandangan di sekitarnya. Saat membeli karcis untuk masuk , aku sudah tidak sabar untuk memasuki sebuah negara atau kerjaan Khamer itu.Terdapat banyak sekali pengunjung yang datang dari berbagai belahan negara. Ada yang datang dengan tujuan wisata, studi tour , dan penelitian.
Pada 2015, tiket masuk ke angkor Watt yaitu  20 US dollar atau sekitar 360.000 rupiah per orang.

Muslim di Cambodia

Masyarakat

Tempat Ibadah


Makanan


Sholat Jumat

Katanya "Bagpackeran" demi ikut Konferensi dan Jalan-jalan

Hampir dua tahun sudah aku meninggalkan Cambodia, sebuah negara komunis yang bertetangga dengan Vietnam dan Thailand. Namun, kenangan-kenangan saat berada disana selalu kuingat. Bagaimana tidak, di negara inilah aku memulai perjalananku ke negeri orang. Bayanganku saat berada di tanah air , Cambodia adalah negara yang sangat miskin dan tandus, jangankan tempat rekreasi, mungkin mall pun tidak ada. Ternyata aku salah besar, saat aku pertama kali menginjakkan kaki di negeri yang terkenal dengan saapaan negeri angkor watt ini, aku memang langsung merasakan hangatnya suhu disana. Padahal , pada saat itu adalah penghujung Desember 2014 , kalau di Indonesia bisa dikatakan bulan Desember adalah bulan penghujan.
Dalam penerbangan Malaysia-Cambodia, awak kabin membagikan kartu kepada penumpang pesawat agar diisi dan diserahkan kepada setiap penumpang, terkecuali balita yang belum bisa baca tulis.

 Tujuan pembagian kartu ini adalah mempermudah pihak keimigrasian bandara dalam memeriksa pendatang asing di negara mereka. Nah, setiba nya di bandara International, Pnom Penh, aku dan rekan-rekanku langsung di periksa oleh badan imigrasi disana. Aku sempat ciut ketika berkomunikasi dengan staf-staf bandara dan imigrasi disana. Bagaiman tidak, dari nada bicara dan ekspresi wajah, mereka bisa dikatakan kurang begitu bersahabat. Pada saat giliranku diperiksa, mereka menemukan ada informasi detail yang belum aku isi. Jadi, mereka memintaku untuk mengisi dan aku sempat panik karena aku tidak memiliki pulpen dan akhirnya aku meminjam pena kepada rekanku. Pemeriksaan berlangsung kurang lebih 3- 5 menit.
Setelah itu,  aku dan rekan-rekanku langsung mencari  tempat untuk menukar mata uang. Anehnya, kami tidak hanya menukar mata uang dari rupiah ke mata uang disana yaitu "riel" tetapi kami juga menukarkannya dengan US dollar karena meraka juga menggunkan mata uang negara adi daya ini dalam transaksi sehari-hari.Kemudian, kami mencari  kendaraan umum  menuju penginapan yang telah kami pesan jauh-jauh hari pada saat kami berada di Indonesia. Kebetulan, ada seorang pria paruh baya menawarkan kami untuk menumpang kendaraan tradisional miliknya, masyarakat disana menyebutnya dengan sebutan tuk tuk. Lalu, kami memesan dua tuk tuk untuk menghantakan kami ke hostel.
Selama diperjalanan dengan menggunakan tuk-tuk, aku melihat kanan dan kiri bagunan bangunan di tengah-tengah kota, aku merasakan seolah-olah aku lagi syuting film era 70 an. Hal itu dikarenakan bagunan-bagunan dengan gaya arsitektur yang kental dengan pengaruh komunis dan  kendaraan-kendaraan serta pakaian-pakaian disana kurang begitu up date dan itu mirip dengan gaya di era 70 an. Hal pertama yang membuatku berfikrian seperti ini adalah ketika aku melihat banyak sekali sepeda motor honda... yang masih digunakan oleh masyarakat disana, baik dari kalangan tua maupun muda atau remaja.Selain itu, kemeja-kemeja dan pakaian masyarakat disana menurutku kurang begitu up date dibandingkan dengan mode-mode sekarang.
Sesampainya di hostel, kami segera melakukan pelunasan kamar dengan menggunakan real dan segera istirahat siang sejenak. Tiba lah saat sore hari, kami menuju sebuah hotel tempat diadakannya konferensi yang akan kami ikuti. Setelah itu kami mengadakan wisata kuliner. Tidak sedikit pedagang dan pembeli disana mengguakan mata uang dolar.

Sabtu, 13 Juli 2013

Tiba Tiba Pengen Ke Turki

Ini berawal dari ajakan tetangga sekaligus teman sma ku , si Bobby. Setibanya dari bandung , dia menawarkan sebuah rencana padaku yaitu menghadiri konferensi di Istanbul , Turki.Nah , denger kesempatan emas ini aku jadi kepingin jalan jalan ke Turki, sekalian cari pengalaman disana.
Permasalahanya : Do I have money?
Secara , untuk menghadiri konferensi itu bukan gratis , tapi mesti pake uang pribadi.Namun , temanku menawarkan solusi , jadi bagpacker? | no
melainkan kami harus membuat proposal untuk meminta dana kepada institusi pemerintah dan beberapa perusahan BUMN , hearing IMPOSSIBLE
tapi ga ada salah nya nyoba.

Jumat, 31 Mei 2013

Ikutan Bagpackeran
Kali ini aku mau bagi bagi info buat temen-temen yang mau bagpackeran ke negara Cambodia, Thailand dan Malaysia.
Berhubung aku tinggal di kota Pontianak ( Kalimantan Barat) , untuk pergi ke Cambodia aku harus menempuh rute Pontianak-Jakarta-Kuala Lumpur-Cambodia-Thailand.
Tapi sebelumnya ada beberapa barang bawaan yang perlu di list, diantaranya
1.       Pakaian secukupnya
2.       Toiletries
3.       First Aid Kits
4.       Makanan ( camilan , aseman, permen )
Untuk informasi aja sih, waktu itu, aku dan teman teman pake acara bawa beras dan magicom kecil, saking takunya mati kelaperan disana dikarenakan kesulitan mencari makanan halal.Tapi, ternyata ada hehe.
Baiklah, rute dimulai dari Jakarta ya. Saat itu aku menggunakan maskapai titttttt karena berhubung lagi promo. Demi menghemat anggaran rumah tangga, aku dan teman-teman membawa bekal untuk diperjalanan yang menghabiskan waktu kurang lebih 1 minggu yaitu daging rendang keringan.

Jakarta- Kuala Lumpur
Perjalan dari Jakarta ke Kuala lumpur memakan waktu kurang lebih .... menit. Kami mendarat di bandara KLIA 2 ( Kuala Lumpur International Airport) , nggak tau juga sih KLIA 1 nya dimana sebelumnya. Katanya sih bandara ini bandara baru di kuala lumpur. Bandara yang memiliki luas... ini benar benar memanjakan pengunjungnya karena setibanya di sana, aku dan teman-teman tidak merasakan masuk kedalam bandara, melainkan di sebuah granmall.




Tiba lah saat nya pemeriksaan pertama di keimigrasian bandara. Paspor diperiksa dan kita diminta untuk melakukan perekaman sidik jari dan mata. Setelah itu, pengunjung diperbolehkan untuk masuk ke ruang tunggu. Saat itu kami tiba di Malaysia sudah pukul ... sehingga tidak ada penerbangan lagi untuk ke Pnom Penh , Cambodia. Akhirnya kami memutuskan untuk tidur di Bandara.
Small form yang wajib di isi sebelum landing
 di Phom- Penh
Nah, kalau maskapai luar negeri jarang sekali delay kayak maskapai-maskapai di Indonesia, dan waktu check-in nya juga memeliki batas maximal yang relatif pendek yaitu sekitar... menit sebelum keberangkatan sudah bisa check-in. Waktu itu kami sempat panik, karena ada salah satu diantara kami yang hampir ketinggalan namun kecepatan lari dari ibu **** bisa dibilang cukup cepat, akhirnya beliau berhasil masuk pesawat di sisa sisa panggilan terakhir awak kabin. Jadi, bagi temen-temen yang memiliki penerbangan pagi, sebaiknya mesti buru-buru ke pesawat. Beberapa dari kami tidak sempat sholat subuh dan akhirnya sholat subuh di pesawat.
Setelah duduk dengan tenang dipesawat kami mengeluarkan bekalan karena di pesawat komersial satu ini, kami tidak mendapatkan makanan gratis sebaliknya, awak kabin menjual makanan-makanan di dalam pesawat dengan harga yang relatif tinggi.
Perjalanan dari Kuala Lumpur ke Pnom Penh memakan waktu kurang lebih.... menit. Sekitar 15 menit sebelum landing di bandara Pnom Penh, air craft attendance nya membagikan formulir untuk disisi untuk melengkapi pengecekan.

Pnom- Penh, Cambodia
Nah, Cambodia negara nya tandus banget teman-teman, jadi mendingan gunakan pakaian yang adem supaya tidak gerah. Nah, saat pemeriksaan pastikan pasang kuping baik ya teman-teman karena pelafalan bahasa inggris petugas bandara nya tidak terlalu jelas soalnya berbahsa inggris namun berlogat suku .... ( salah satu suku disana). Sempat aku dibentak oleh salah satu tugas disana karena aku sempat ngeloading dulu apa yang mereka perintahkan ke aku. Haduh malu banget rasanya, gak akan keulang deh.

Kendaraan umum






Minggu, 05 Mei 2013

Price Tag

Memang uang bukan segala-galanya
Dan kebahagiaan itu tak akan pernah bisa dibeli dengan uang
Tapi uang bisa membeli unsur kebahagiaan itu sehingga membuat orang bahagia
Kadang orang yang sudah banyak uang pun tetap tak pernah merasa bahagia, selalu merasa ada yang kurang karena jiwanya kosong kali ya..
So ,, banyak -banyak bersyukur aja ya sob,,
Jadi ada tak ada uang kita akan selalu bahagia. Nah ,, ini ada sebuah lagu dari Judulnya " Prise Tag" . Dimana isi cerita yaitu tentang kebahagiaan yang tak bisa dibeli dengan uang , nikmati saja hidup meski tak ada uang , karena kita hidup bukan untuk UANG

Hidup

Selasa, 30 April 2013

Bosku is The Best

Bosku yang baik hati
Nahh,,,, nanyambung cerita ..
Kan tadi aku telat ceritanya ..Dengan wajah sok polos pergi ketempat kerja. Ehh didepan tempat kerjaku bosku dan anaknya sudah berdiri didepan.
Wahhh gawat niihhhh.....*mikir dalam hati
Habiss ni kena semprotan dahsyat *sambil membayangkan " bibiku" ngomel kalau aku bangun siang

Ehh... ternyata enggak ,,cuma ," naaa telatt yaaaa"
Cuma gitu jakkk ngomel nya ? , qiqiqiqiqiiqiqii... tidak seburuk yang kubayangkan di rumah dan dijalan

Terus beberapa jam setalah bekerja ,,, liat kalender 1st Mey
Wahhh awal bulan yaa???

Tak lama kemudian " Na,,,, ni gajimu bulan ini " .Bos ngasi gaji sambil senyum
Ya Allah , baiknya bosku ni.. hari inikan aku telat ,,, ehh masih bisa kasi senyum sama aku di kasi gaji pula..
Hmmm kalau bibiku yang jadi bosss ga bakalan kayak gitu
Overall , bos ku is the BEST

Akibat Bangun Tidur Terus Tidur Lagi

Guyssss hari ini benar benar apes .Udah benar tidur awal cuci kaki , cuci muka pasang selimut trus mejamin mata berharap besok pagi bangun dengan fresh dan pray subuh nya ON TIME .
 Unfortunatelly, Gara-gara hujan semalam dengan selimut yang cukup buat hangat ehh lupa pasang alarm pula., alhasil bangun awal nya TELAT .Liat jendela kamar , kegelapan udah ga ada lagi, suasana pagi buta sudah berlari ternyata, langsung ambil wudhu .

Selesai praying baru nyempatin liad jam diruang tamu , jam nya besar jadi berharap g salah liad jam . Terus tidur lagi...

2 jam kemuadian

Bangun .... liad jam lagi udah 8:45 .. oh goshhhhhh!! ( AKU TELAT KERJA masuk jam 8) . Ambil handuk langsung ke kamar mandi , Liat kamar mandi air bak nya sisa sedikit soal nya sumbat pembuangan airnya lepass... |Ah,,,, apa apannn ini
Terus aku langung masuk kekamar.


Rikaa,,,, bangun ,,,, kamu nguras bak mandi ya? | g ada, terlepas mungkin | ok ,, boleh tau g ak bangun td pagi jam berapa| yang mana ?| bangun yang pertama | ohh set 8| whatt??| iy terus kamu dengar curhat ak sama pacar aku ehhh kamunya  tertidur lagu|

Alright,,, intinya tadi pagi aku salah liat jam ... terlihat dimataku setengah 6 padahal sudah setengah 8...
"What a bad Day " !.

Langsung cepat-cepat mandi ,,, dengan air bak yang sisa sedikit,,, swear terasa mandi burung....
Terus pas siap siap mau pergi kerja sambil mikir beribu alasan buat si bos...
Tiba tiba perut keroncongan , liat jam sedikit lagi jam 9 ,, udah makanan yang ada tingga di sentuh pake tangan ( pusa pusaaaa kempunan kate orang melayu)
Hahahaha ternyata aku masih percaya mitos,,,,Dan sekarang ditempat kerja hanya bisa merangkup kejadian tadi pagi, berharap ga akan pernah lagi hal ini terjadi







Minggu, 28 April 2013

Mengahayal Mimpi Berharap ( Beda sihh tapi Beda tipis AH )

My dream is travelling around the worlds

nahhh lohh kebayang ngga berada di bawah meanara  Eiffel 
Aku punya mimpi  , yaitu jalan-jalan keberbagai penjuru dunia. Negara incaran ku pertama itu Paris , terus Venessia menikmati keindahan sungai ditengah kota nya.
Terus , sempat terbesit sih mw singgah ke Nedherlands buat lihat kincir angin nya orang Belanda sama pengen dengar langsung bahasa belanda nya.
Kemarin teman SMA ku upload fto waktu dia lagi di Jerman , wahh buseet keren gila . Waktu itu dia ladi kota Handburg nya . Dalam hati * kurang ajar ni orang ,awas lo yaa tahun depan gw netreng disini...
#PLAKK
Tapi untuk saat ini mungkin benua Eropa aku jadi prioritas ke 2 deh
Kali ini aku harus pindah haluan. America 2015 i will comeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

Aku pengen ngelanjutin S2 di Hawaii atau kalau engga di California. Mungkin California aja kali ya , banyak orang Pakistan disana. Jadi ga perlu ke Pakistan secara disana masih banyak konflik bangsa Taliban , hiiii serammm nanti bukannya vacation malah uji nyali dengan bom bom rakitan pakistan

Wahh ini mimpi perlu miliaran anak tangga yang harus ak naiki
Ya Rabb show me the way .... :)

Selasa, 16 April 2013

Ape NAK jadi

Mengatasi kejenuhan ketika kerja

Kadang ketika kita melakukan sesuatu , especially " sebuah pekerjaan" dan itu merupakan tuntutan , sometime kita dihadapkan yang namanya titik jenuh, emm bukan titik jenuh kimia ya ,
Titik jenuh yaitu keadaan dimana orang merasa sangat bosan terhadap apa yang dilakukannya, dan biasanya ada orang yang melarikan kejenuhannya ke hobi
Nah , readers kali ini aku bakal cerita bagaimana aku melarikan kejenuhanku ketika aku kerja.
Jadi gini pada waktu itu aku benar benar merasa bosan , seharian hanya online dan fb an dengan manusia-manusia alien ( bule-bule asing ) .So far , ya taulah aku cuma mau melatih kemapuan berbahsa inggris ku saja  . Banyak sih teman-temanku bilang bahwa aku ngincar bule , hahahaaha. Terserah kalian deh mau mikir apa toh yang jalanin aku :D
Oke balik lagi jadi aku melarikan kebosananku dengan bernyanyi.Karena hobi ku bernyanyi dan mendengarkan musik . Tapi ingat nya bernyanyi itu hanya sebuah " hobi" bukan talent ku sama sekalai , karena aku sama sekali gak berbakat untuk bernyanyi . Aku sadar suara ku ini cukup menghibur walau hanya untuk menghibur diri sendiri .
So aku searching di Youtube buat cari instrument lagu kesukaanku, nahh ini instrumenya


Terus aku nyanyi deh sepuas hati ngibur diri


Buat para youtube audience , sorri yeee ngerusakin pemandangan layar monitor anda , soal e konten nya agak boros ruangan

Rabu, 03 April 2013

Mengapa


Kenapa mengapa

Kondisi Terjepit terpaksa Kredit

Surie ( 21 ) dan orang tuanya lah yang udah bantuin aku
Kredit atau mengangsur tak lepas dari kata " Beban & Rugi" yaaa itu sih menurut sudut pandang saya, soal nya kalau kredit itu tiap bulan kita harus mikir buat bayar tu barang yang kita ambil, harga nya pun bisa 2 kali lipat lebih mahal dari harga aslinya.
Namun , sebagian orang berpendapat kredit itu "Menabung" karena tiap bulan kita akan termotivasi untuk menyisihkan bahkan mengusahakan untuk membayarnya.
So, ada sisi positive dan ada sisi negative nya dari " Kredit", ya karena sesuatu itu memang tak terlepas dari baik dan burung nya.
Tapi untuk posisi terjepit " butuh dan tak berduit" kredit bisa menjadi solusinya hehe

Oke itu hanya intro ko , soalnya aku mau bilang bahwa hari ini aku bahagiaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sekali
soalnya aku sudah punya netbook :D
sorry ya pembaca , bukan nya aku show up ,, aku cuma mau mengabadikan kebahagiaanku ini , mungkin menurut kalian ini biasa aja, tapi menurutku ini adalah hasil perjuanganku membujuk salah satu orang tua temanku untuk mengatas namakan untuk pengambilan netbook itu hehehe

Balik lagi ke kredit , jadi aku ceritanya sekarang kreditan dan aku tiap bulan harus menyisihkan uang gajiku untuk tabungan biaya semesteran + kreditan .

Thanks banget buat temanku Suri dan ortunya yang udah berbaik hati buat bantuin aku buat memiliki netbook ini ..

 semoga cukup ya readerss...

Cukup sekian dulu yaaa
Selamat Malam :D

Selasa, 02 April 2013

Perjuangan Membeli sebuah Notebook

Mungkin untuk sebagian besar mahasisa notebook , pc, atau laptop bukanlah hal yang wah lagi , dan untuk mendapatkan nya pun mungkin sebagian besar diantara mereka tinggal meminta belikan orang tua , atau membelinya dengan penghasilan sendiri dan itu didapatkan dengan mudah.
Tapi untukku , bahkan hanya sebuah notebook sampai semester 6 kuliah ini aku masih belum bisa mendapatkannya.
Sering aku minta belikan dengan Bapakku , tapi jawabanya yaa tunggu ya nak , kalau ada uang tak perlu dipinta bapak belikan.
Yaa mau diapakan , kalau bapak udah bilang begitu , artinya untuk saat ini bapak tak bisa membelikanku ..
Bahkan untuk mengajukan kredit pun aku tak bisa , apalah pekerjaanku hanya sebagai penjaga warnet, gaji nya dibawah upah minimum.
Mungkin aku bisa mengerjakan tugas2 ditempat kerja ku , tapi aku tak akan pernah bisa konsentrasi dan fokus soalnya tempat aku bekerja sangat ramai dan ribut,
Apalagi sekarang aku mau test toefl , berlu banyak latihan listening trus udah harus mulai baca-baca buku , ya taulah sekarang buku dalam bentuk ebook semua , jadi perlu elektronik juga untuk baca nya , bisa sih di print ya tapi kan duit lagi buat ngeprint.
Hari ini aku telah mencoba bertanya kepada sahabt2ku teman dan relasiku untuk meminta tlg , atas namakan aku mengambil kredit notebook ,tapi mereka tidak bisa bantu .. soalnya ada yang bilang mereka juga masih punya kreditan..
dan pada akhirnya sampe hari ini aku tak bisa memiliki notebook
Aku harap suatu hari nanti , anak cucuku tak akan pernah mengalami hal ini

Jumat, 22 Maret 2013

Ciuman Terakhir untuk Emak

Selamat jalan bu...
Semenjak lulus SD aku memutuskan untuk tinggal di rumah Om ku dan melanjutkan sekolah ke Pontianak , yaa awalnya si pingin cari suasana baru dan ingin melakukan banyak hal seperti orang-orang kota lakukan , yaa seperti yang aku lihat di TV, ad mobil , motor , sekolah yang bagus , berkualitas , kegiatanya banyak . Bukannya aku tak mau menjadi anak kampung ,  aku ingin merasakan hal berbeda saja dan ingin buat orangtuaku bangga jika aku berhasil berjuang di kota ( dikampung halam orang). Berhubung emakku waktu itu juga sangat mendukung ya aku makin yakin dengan keputusan ku untuk tinggal dirumah Om ku. Dan kupikir jarak antara rumah Om dan kampungku juga tidak terlalu jauh cukup 2 jam dengan menggunakan speedboat atau 5 jam dengan kapal motor.Ya kupikir tiap minggu aku bisa pulang ke kampung.Namun bapak agak keberatan untuk memberikan izin , katanya aku ini anak perempuan tunggu kuliah saja baru ke kota.Tapi , aku berusaha meyakinkan bapak bahwa aku sanggup untuk tinggal kota ini.
Emak mengantarku ke rumah Om  dan menitipkan aku kepada Paman dan Bibi. 
Satu bulan telah berlalu bapak datang ke kota , membelikan aku sepeda untuk kesekolah, katanya supaya tidak merepotkan om mengantarku sekolah , terus kalau aku ada kegiatan-kegiatan diluar sekolah aku tidak perlu minta antar , kecuali jauh dan malam hari.
Tak terasa hampir satu bulan telah berlalu aku tinggal di rumah omku , ya kesan nya sih biasalah kalau tinggal dirumah orang , biarpun sodara tetap enak tinggal dirumah sendiri.Yaa hampir 2 minggu sekali aku pulang kerumah untuk menjenguk bapak dan emak , serta adiku.Yang paling aku rindu itu emakku , yaaa tidak tau sih kenapa alasannya , yang jelas saat sampe dirumah yang pertama kali aku peluk itu emakku, trus adik , trus bapakku.
Kalau aku ada dirumah , emak masak semua makanan kesukaanku , bapak pergi belanja ikan , kepiting dan makanan-makanan laut yang aku suka.Hidup kami sangat sederhana, bapakku hanyalah seorang pekerja di perusahaan perkayuan di BatuAmpar , kalau sabtu- minggu bapak biasa menjala dan memancing di sungai.Bapak tak mau menjual hasil tangkapannya walaupun yang ia dapatkan sangat banyak. Tapi kalau emak, suka dijual kalau udah banyak , trus uangnya ditabung dibawah kasur katanya untuk tabungan aku kuliah.Itu lah kebiasaan emakku kalau ada uang lebih suka simpan dibawah kasur dan itu untuk aku kuliah , karena emak pengen lihat aku sarjana katanya.Emaku suka berdagang
Emaku jualan bubur dan nasi kuning didepan teras rumahku , banyak sekali pembeli. yaa , seperti biasa ia simpan uang itu dibawah kasur,dan sama sekali tak mau diambil-ambil katanya untuk persiapan aku kuliah.Aku bilang ke emak " Masiih lama mak ...dipakai saja duitnya kalau lagi butuh" .Mak tetap tak pernah menggerakkan uang itu. Sampai pada saat bapakku mengalami kecelakaan kerja.Tangan bapakku tak bisa digunakan untuk bekerja dan harus dioperasi .Selama kurang lebih 6 tahun bapak tak bisa bekerja dan saat itu bapak tak bisa melakukan kerja apapun ditambah lagi perusahaan bangkrut karena pada saat itu pemerintah mulai berkoar-koar untuk menutup saumil-saumil yang tidak memiliki izin untuk mengolah kayu  balog balog yang diambil tidak secara tebang pilih.Sehingga bapak memutuskan untuk pindah ke kampung halamanya , Nusa Tenggara Barat yaitu dikota bima.
Pada saat itu aku telah duduk dibangku kelas 1 SMA, dan pada saat itu aku sedang Mos , masa orientasi siswa baru di SMA 1 Pontianak.Bapak meminta ku untuk ikut pindah kesana karena kami akan perpisah dengan jarak yang cukup jauh. Tapi Emak meminta ku untuk tidak ikut , dan tetap disini karena mak tau aku sudah lama dan ingin sekali bersekolah di SMA 1, yang kata bibi ku aku tak mungkin bisa bersekolah disitu hanya orang gedongan yang bisa bersekolah disitu.
Akhirnya aku tetap memilih tinggal dan melanjutkan sekolah disini karena uang daftar masuknya pun cukup besar dan jutaan sehingga kalau aku pindah aku akan menyia-nyiakan uang itu sementara perekoniomian kami sudah cukup sulit.Pada waktu pertngahan bulan puasa tahun 2007 lalu, mereka pergi dan aku mengantar mereka dipelabuhan setalah azan subuh. Saat dikapal entah kenapa Emak tak mau melihat ku , aku terus melihat emak dan mendekatinya , tapi ia menyuruhku agar cepat pulang nanti aku terlambat pergi kesekolah.Aku tau , dia tak mau kalau aku melihat airmatanya.Lalu aku mencium tangannya dan kupeluk emak erat-erat. Cuma 3 tahun mak , setelah itu kita akan bersama-sama, dan kalaupun ada rejeki mak bisa kunjungi saya disini atau saya kesana.
Tak lama sirine kapalpun berbunyi dan aku harus cepat-cepat naik kepelabuhan dan meninggalkan orang-orang yang paling berharga dalam hidupku pergi jauh.
Bapak memelukku erat dan ia menangis , tak seperti emak bapak menagis sambil memeluku dan begitu banyak pesan sebelum ia pergi.
Lalu jangkar kapal hendak diangkat dan aku melepaskan pelukan bapak dan harus pergi. Kapalpun berjalan , emak ,bapak adikku ku keluar kapal dan melambai-lambaikan tangan kepadaku.
Ya Tuhan....aku masih diberi kesempatan lagi kan untuk melihat mereka?
Lebaran Tahun depan , aku bisakan  merayakan nya bersama mereka?
Sambil kulambaikan tangannku sampai kapal bergerak semakin jauh dan tak bisa kulihat lagi lambaian mereka dan aku langsung berangkat sekolah dari pelabuhan.
Yaaa...3 tahun berlalu dan aku lulus sekolah , dan emak meminta ku agar melanjutkan kuliah di NTB saja , karena usaha emak cukup maju disana, bapak juga sembuh setelah pindah disana .Emak ingin aku kuliah di sekolah tinggi kebidanan disana dan biaya masuk sudah cukup dan emak sangat besemangat saat itu karena aku akan tinggal bersama mereka. Saat itu aku juga bingung, aku lolos tes beasiswa sampe S2 di Universitas Gunadarma Jakarta , akhirnya mak bilang. Ya sudah kalau ada yang gratisan kenapa tidak.Tapi beasiswa ini hanya untuk biaya pendidikan sedangkan biaya hidup tidak.Aku bingung biaya hidup dan tinggal di ibu kota itu mengerikan ditambah lagi bibiku bilang kalau nilaimu jelek kamu bakal di batalin beasiswanya dan di DO. karena itu konsekuensinya.Aku down mendengar kata-kata itu, kalau aku melanjutkan kuliah di NTB pun tetap saja aku jauh dari orang tua , karena mereka tinggal dikampung dan aku harus ngekos, perlu uang lagi. Bibi juga meminta ku untuk tetap tinggal disini saja, untuk mengirit biaya katanya dari pada disana sama saja. Akhirnya aku kuliah disini dan mengambil kelas ekstensi agar pagi nya aku bisa bekerja untuk membantu orang tua meringankan biaya kuliahku.Dan aku harus menarik nafas lagi untuk menyimpan rindu kepada orangtuaku.3 tahun tak ketemu dan sekarang aku harus tinggal disini lagi?
Ya... mungkin ini hanya sementara , suatu saat nanti aku yakin aku bisa berkumpul bersama keluargaku kembali.
  • Ibu Jatuh Sakit
1 Tahun aku duduk dibangku perkuliahan, dan suatu hari terdengar suatu kabar bahwa emakku jatuh sakit dan koma ,dan harus di bawa kerumah sakit karena tak sadarkan diri.  Saat itu aku langsung ingin pulang , apapun yang terjadi , saat itu aku hanya punya uang 200.000 , om memberiku uang agar pulang bersama bibiku dan itu masih kurang , lalu aku meminjam uang kepada bosku . Pesawat akan berangkat 2 hari mendatang , Ya Tuhan rasa ingin rasanya ku serobot bandara dan menumpang disana agar aku segera bertemu makku. Dan hari keberangkatapun telah tiba.. dan emak masih di ruang ICU tak sadarkan diri. Setelah check in bapak memintaku untuk berbicara dengan mak , walaupun mak tak sadar.
" Mak ... Ina sekarang lagi nunggu pesawat Mak.. emak yang kuat yaa.. Ina sayang emak ....." setelah itu aku tutup telp. Dan pada saat boarding pass , handphone ku berdering, itu dari bapak , aku jawab
" Ada apa pak? Ini lagi boarding pass, setengah jam lagi nyampai jakarta Pak. Dan yang menjawab itu bukan bapak tapi suara Emakku. hati ini senangnya bukan main rasanya, aku merasa sangat-sangat bahagia akhirnya makku sadar dari tidurnya selama hampir 3 hari.
" Na... jam berape sampai , lamaknye ? " , mak bertanya kepadaku
" setengah jam lagi baru nyampai Jakarta Mak , 2 hari dua malam lagi baru nyampai ke NTB "
" iiii..... lamaknyeeee,,,, ",
" Ina pakai bus ke dari Jakarta ke Bima mak mau pake pesawat duitnye tak cukup",
Lalu bapak memotong pembicaraan kami , katanya mak belum boleh terlalu banyak bicara.
Lalu aku duduk di dalam pesawat, dan mematikan hpku.
Tiba di Soekarno-Hatta aku dan bibiku langsung menuju terminal pulo Gadung , untuk mencari bus ke Bima , 2 hari 2 malam aku berada di dalam bus ini melewati Semarang-Surabaya -Bali-Lombok  dengan rasa tidak sabar untuk bertemu dengan Mak

  • Bertemu ibu setelah beberapa tahun tak pernah bertemu

Sesampainya di rumah sakit , aku langung bergegas masuk keruang ICU ,dan kumelihat emakku melontarkan senyum bahagianya disaat ia terbaring.Dan aku segera mencium tangannya dan memeluknya erat.Ia membalas pelukakakanku.Tangan nya yang hangat  memelukku erat dan kumerasa tetasan airmatanya jatuh dipundakku.Itu tangisan keriduannya selama 4 tahun tak pernah bertemu denganku . Air mata itu membuatku tak mampu juga untuk membendung perasaanku.
Berhubung saat itu pukul 2 malam aku langsung tidur bersama emak ku di bed rumah sakit. Kupeluk emakku erat dan aku merasakan ketenangan .Sudah lama aku tak pernah sedekat ini dengan emakku . Kini aku tepat berada disebelahnya , tidur satu bangsal dengannya. Tak kuhiraukan perkataan suster yang melarangku agar tidur dibawah dan membiarkankan emakku tidur sendiri.Akhirnya aku tertidur lelap dengan mendekap emakku .
Hingga keesokan harinya kondisi makku lebih baik.Ia meminta kepada dokter yang merawatnya agar memindahkannya ke ruangan biasa dan ia ingin segera pulang.Lalu dokter pun memindahkan emakku ke ruangan biasa. Diruangan itu sempat 1 hari kami bersenda gurau dan akan berencana memabawa pulang emak kerumah di hari lusa.Bapakku segera mengemaskan barang . Saat itu emak ingin buang air kecil dan aku memboyongnya ke kamar kecil, namun saat mengangkatkan kakinya, entah kenapa emak menjadi kaku , kaki dan tangannya kaku namun masih bisa dipaksakan untuk berjalan.Aku mulai khawatir dengan keadaan emak dan aku memintanya untuk berbaring dan tak duduk.

Lalu emak tertidur dan ia meminta mencabutkan rambut-rambut nya yang mulai memutih ( uban pendek-pendek) dengan pinset pencabut uban.
" Vina.. cabutkan uban mak sampai mak tidur ", aku pun melakukan apa yang dipinta nya.Saat matanya mulai terpejam aku lanjutkan mencabut uban sambil kubacakan doa doa untuk emakku. Ia tertidur pulas sampe menjelang adzan maghribpun ia masih tetap tertidur , kemudia ia bangun dan meminta kami untuk membelikannya buah , lalu aku dan bapak berkendara menyusuri kota bima untuk mencari buah-buahan.Bapak sengaja membelikan emak mangga yang paling bagus kualitasnya .Lalu bapak memberikannya ke Emak , lalu emak berceloteh
" Kenapa beli mangga ini? " beli yang busuk-busuk saja , lebih murah. Ya Allah pilunya hatiku mendengar itu.Lalu emak minta dibelikan kacang kulit dan roti , Lalu aku dan bibiku pergi mencari roti dan kacang kulit , dan kami menemukannya .
Pada saat kami kembali dengan membawa roti dan kacang kulit yang ia minta , emak sudah tak bisa membuka mulutnya lagi dan ia terpejam .
Lumpuh rasa kakiku melihat keadaan emak seperti itu. Ku letakkan kacang kulit dan roti yang dipesaannya. Dan kucium wajahnya yang begitu hangat dan kudekap emakku di atas bangsal.Hingga aku tertidur higga besok pagi. Ke esokkan harinya , kondisi emakku semakin memburuk , ia kekurangan oksigen dan petugas rumah sakit harus  membawanya kembali ke ruangan ICU.Dan memasang tabung oksigen, beberapa peralatan medispun dipasang di tubuh nya. Tersayat rasa perasaank disaat assisten dokter itu menusukan jarum suntik ke tangan emaku. Lalu suster-suster memasang selang di hidungnya dan mulutnya.Pada saat suster memasang selang ke mulutnya untuk memompa isi lambung keluar agar lambung menjadi kosong.Mereka memasukan melalui lubang hidung emak dan trus masuk ,dan aku meminta dokter untuk mengehentikan semua tidakan yang kuanggap konyol ini.Mereka memberikan penjelasan tujuan mereka melakukan hal ini. Dan akupun mulai mengerti. Tertusuk juga rasanya lambungku ketika melihat selang sudah masuk ketubuh emakku melalui hidungnya sepanjang 70 cm dan berdiameter 0.5 cm itu.
Pada saat itu mak merintih  dan  muntah sementara cairan makanan tetap terus dialirkan melalui infus ditangannya. Sepertinya ada gangguan dikepalanya dan mak harus mendapatkan CT Scan untuk mengetahui apa yang terjadi didalam kepalanya.
Pada saat itu dirumah sakit tak ada fasilitas itu dan mengharuskan pihak rumah sakit merujukkan mak ke rumah sakit Provinsi di Mataram. Namun untuk sampai kesana perlu waktu 1 hari 1 malam dengan menggunakan ambulan. Saat itu aku dan bapakku bermusyawarah dan bapak mengeluh kepadaku akan biaya CT scan itu.Jika dihitung biaya nya dan biaya membayar suster (2) dan 1 ambulane dan 1 supir memerlukan dana 2 juta , belum lagi biaya CT scan itu sendiri , sementara uang yang di bawa yang masih terbungkus dalam tas ransel adikku yang usang itu hanya 4 juta beserta uang logam yang hampir 1 kantong di bungkus bapak. Itu uang dari warung kami , semua uang habis dibawa dirumah sakit.
Bapak bertanya kepadaku, jika uang ini kita gunakan untuk membawa mak untuk melakukan CT scan, maka bapak tak bisa membayarkan uang daftar ulang mu.Aku tak berfikir panjang lagi.Aku putuskan untuk cuti kuliah 1 semester, asalkan emak harus mendapatkan perawatan yang lebih baik.Akhirnya kami sepakat untuk membawa emak ke Mataram.
Pada saat aku mengelap tubuhnya , mak msih tak sadarkan diri dan kulihat air mata mengalir dari pipinya , mungkin ia mendengar percakapan aku dengan bapak tadi.Kekecup keningnya dan kupeluk emak, " Mak harus kuat mak , sebentar lagi kita berangkat ke Mataram .Saat itu hampir menjelang adzan maghrib , aku mengganti daster yang emak pakai dengan menggunakan pakaian berkancing yang lebih rapi.Pada saat aku mengelap jari jemari emak , kulihat warna kuku nya berubah menjadi kekuning-kuningan dan mulai mengeras, kuteriak bapakku yang sedang di kamar kecil rumah sakit . Saat itu bapak sedang membersihkan kain dan selimut emak.
Kulihat lagi bibir mak biru, saat itu aku benar benar bergegar dan bapak membisikan doa doa untuk emak , aku segera memanggil suster dan suster segera melakukan tindakan penyelamatan.Ku ambil Al-quran yang sengaja aku bawa dari Pontianak , kubaca surah Ar-Rahman dan surah Yassin . Ku meminta kepada Allah agar memberi kesempatan kembali untukku mendengar celoteh dan senyum mak , bapak membisikan lantunan lantunan ayat menjemput sakaratul maut kepada mak dan aku membaca Yassin.Hingga pada akhirnya kulihat mak mengangkat dadanya tinggi dan ia harus menghembuskan nafas terakhirnya.
Aku masih tak yakin emakku pergi , kutanya suster apa yang terjadi , dan mereka meminta ku agar besabar .
Tidaakkk , semua ini tidak benar,,,aku tak percaya . Tuhan, baru beberapa hari aku bertemu dengannya mengapa kau biarkan ia pergi menginggalkanku.Belum sempat ak merasakan masakannya lagi , belum sempat ia menghadiri acara wisuda yang ia nanti nantikan  , belum sempat aku menyerahkan gelara sarjana yang selama ini ia perjuangkan , belum sempat aku membahagiakannya Tuhan  Mengapa Tuhan , mengapa secepat ini kau jemput makku Mengapaaaaaaaaaaaaa????.Astarfirullah saat itu aku seolah-olah menyalahkan Allah.
" Maaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" .
Aku berteriak dan terus memeluknya. Aku sadar beberapa keluarga pasien dirumah sakit menengakan aku dan menyuguhku segelas air putih . Pak , bu . aku sadar jelasku kepada mereka , aku hanya tak percaya makku pergi secepat ini . Empat tahun kami tak pernah bejumpa kini dengan pertemuan singkat ini aku harus mengahiri semuanya. Aku tak sanggup pak , bu..
Ku hampiri lagi ibuku yang telah terbujur kaku dipembaringannya. Kupeluk , tak hentinya kucium seluruh wajah ibu yang kurasa masih hangat pada saat itu. Aku merasa emakku masih hidup.Namun tubuhnya benar-benar kaku.
Tuhan inikah akhir ceritaku bersama seseorang yang paling aku cintai di dunia ini?